Senin, April 20, 2009

Membaca Alam dan Diri Sendiri

Banyak diskusi ataupun seminar-seminar tentang jati diri. Dimana kebanyakan dari masalah-masalah yang timbul di masyarakat disebabkan oleh krisis jati diri. Disini penulis mencoba mengilhami pembaca untuk belajar mengenal apa itu jati diri. Sebagai umat Islam tentu yang menjadi patokan saya adalah Al Quran sebagai pedoman hidup. Ada ayat yang sangat mengilhami menurut saya yang dapat dijadikan landasan pengenalan sekaligus pengembangan diri yaitu :
"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Quran itu benar. Dan apakah Rabbmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?" (QS. 41:53)
Dari ayat diatas jelas menganjurkan kita untuk belajar lebih memperhatikan keadaan sekeliling kita juga tak lupa pada diri kita sendiri. Mari kita lebih membuka hati dan mata kita terhadap sekeliling juga tak lupa diri kita sendiri sejauh mana keterlibatan diri terhadap sekeliling kita. Artinya diri dan sekeliling adalah penulis contohkan sebagai sekeping unsur pelengkap dari suatu sistematika kehidupan berjalan sesuai situasi keadaan maupun kondisi dalam suatu waktu. Sebagai sekeping unsur pelengkap tentulah kita harus mengerti dengan baik kapan dimana dan seperti apa yang dibutuhkan dari suatu kelengkapan itu memungkinkan untuk terjadi. Adalah lebih baik mencermati dengan tidak terburu-buru. Semakin banyak bersosialisasi maka akan semakin besar kemungkinan kepingan per kepingan unsur dapat saling melengkapi. Jika ini dapat dipahami dengan cermat penulis yakin niscaya tak kan terjadi lagi krisis kepercayaan diri. Dan dari itu semua penulis mengingatkan bahwa seahli apapun manusia jangan sampai lupa ada faktor x yang mampu menjadi penentu sukses atau tidaknya suatu usaha. Karena apapun itu usahanya tetap berlaku hukum Insya Allah ! Demikian sedikit pemahaman penulis tentang jati diri. Lebih kurang mohon maaf dan jikalau ada saran dan kritik membangun maka dengan lapang hati penulis berucap alhamdulillah semoga menjadi pembelajaran bagi kita semua. Amiin


Tidak ada komentar:

Posting Komentar